Warga setempat yang melihat kondisi itu aktif mengingatkan pengendara. Mereka berjaga di pinggir jalan, memberi isyarat atau teriak-terikan agar kendaraan memutar balik. Tinggi air sendiri bervariasi, mulai dari 10 cm sampai yang paling dalam bisa nyampe 50 cm. Cukup untuk bikin kendaraan ringan terombang-ambing atau mogok total.
"Putar balik Pak, jangan nekat, nanti kalau nekat mati mesin,"
seru seorang warga mencoba menahan seorang pengendara yang tampaknya masih ragu. Imbauan seperti itu terdengar di beberapa titik, sayangnya nggak semua orang mau mendengarkan. Ngeyel, pokoknya. Akibatnya bisa ditebak: bertambah lagi kendaraan yang mogok dan memperparah kemacetan.
Artikel Terkait
Polisi Ciawi Amankan Pikap Curian lewat Penyamaran Jadi Calon Pembeli
Longsor Sampah di Bantargebang Tewaskan Empat Orang, Dua Selamat
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras