Sabtu sore, 7 Maret 2026, menjadi hari yang kelam bagi dunia hiburan Indonesia. Kabar meninggalnya Vidi Aldiano menyebar cepat, membawa duka bagi banyak orang. Salah satunya adalah Anya Geraldine. Uniknya, saat kepergian penyanyi itu terjadi, Anya justru sedang terbang di atas langit, dalam pesawat dari Singapura menuju Jakarta.
Ia baru menyadari ada sesuatu yang aneh. “Beliau itu setahuku meninggal di saat sore sekitar jam 16.00 sekian, 16.30 lebih. Dan di saat itu, aku masih di pesawat,” ujar Anya.
Suaranya bergetar saat mengenang kejadian itu, usai menghadiri pemakaman Vidi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026).
“Aku enggak tahu kenapa di pesawat kemarin tiba-tiba air mata menetes, terus aku lihat awan,” lanjutnya.
Perasaan yang melandanya saat itu bukan kesedihan biasa. Menurut Anya, yang ia rasakan justru sebuah kedamaian yang sangat mendalam, begitu kuat hingga ia merasa perlu mengabadikan pemandangan awan di luar jendela pesawat menggunakan ponselnya. Semuanya terasa begitu spontan.
Namun begitu, firasat itu baru ia pahami setelah mendarat. Begitu kabar duka itu sampai, Anya langsung teringat momen di pesawat. Ia pun memeriksa galeri fotonya.
Artikel Terkait
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras
Putra Khamenei, Mojtaba, Terpilih Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru
INKA Buka Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk 352 Peserta