Namun begitu, permintaan maaf itu disampaikan justru ketika sirene-sirene di Teheran mungkin baru saja mereda. Militer Israel, lewat pernyataan resmi Pasukan Pertahanan (IDF), mengaku telah melancarkan serangan skala luas. Lebih dari 80 jet tempur mereka menggempur ibu kota Iran dan wilayah sekitarnya.
Targetnya? Akademi pelatihan militer dan fasilitas penyimpanan rudal balistik yang terletak di bawah tanah. Serangan ini adalah bagian dari eskalasi yang terus berkembang, berawal dari serangan AS dan Israel yang menewaskan Khamenei dan sejumlah petinggi militer Iran.
Jadi, di satu sisi ada kata maaf dan janji penahanan diri. Di sisi lain, langit Teheran masih gelap oleh asap konflik yang sepertinya belum akan berakhir.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Gelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama di Polres Pelalawan
Yusril: Delpedro Cs Bisa Ajukan Praperadilan untuk Ganti Rugi
NasDem Panaskan Mesin Politik di Jabar, Target Tiga Besar pada 2029
Iran Klaim Serang Kapal AS, Israel Lancarkan Serangan Besar ke Tehran