Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Peringatkan Indonesia Akan Berebut Pasokan Migas dengan China dan India

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:40 WIB
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Peringatkan Indonesia Akan Berebut Pasokan Migas dengan China dan India

Ujung-ujungnya, harga bisa melambung tinggi. Situasinya makin runyam karena konflik di kawasan yang makin panas. Iran diketahui kerap meluncurkan serangan ke sejumlah negara produsen minyak kunci.

Politikus yang juga doktor ilmu politik UI ini punya beberapa langkah konkret. Pertama, pastikan komitmen negara pemasok ke Indonesia benar-benar kuat, tidak mudah goyah. Kedua, antisipasi lonjakan harga ekstrem jika infrastruktur migas di Arab Saudi, UEA, atau Qatar rusak parah.

Lalu yang ketiga, percepat diversifikasi. "Dari Amerika Serikat, misalnya. Kita sudah punya perjanjian dagang yang mewajibkan kita beli minyak mentah dan LNG mereka," lanjut Waketum PAN ini.

Intinya, dalam kondisi perang seperti sekarang, kita enggak bisa lagi cuma mikir soal ketersediaan. Yang lebih penting adalah kehandalan pasokan. Apakah sumbernya bisa diandalkan saat krisis? Itu pertanyaan besarnya.

"Setelah Covid-19, inilah era disrupsi global baru," tegas anggota Komisi XII DPR ini. Setiap negara pasti akan mendahulukan kepentingan domestiknya sendiri saat darurat. Loyalitas dalam perdagangan energi bisa berubah dalam sekejap.

"Pada akhirnya, kondisi peperangan dan potensi krisis energi global saat ini semakin mendesak kita agar meningkatkan status ketahanan energi sejajar dengan ketahanan nasional,"

Peringatannya jelas. Ancaman krisis energi itu nyata, dan kita harus bergerak sekarang. Sebelum benar-benar terlambat.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar