Operasi gabungan yang digelar BNN bersama Bea Cukai, Imigrasi, dan Polda Bali akhirnya berhasil membongkar sebuah laboratorium narkoba rahasia. Yang mengejutkan, lab ini dikendalikan oleh jaringan asal Rusia dan beroperasi di balik kemewahan sebuah villa di Gianyar. Mereka ternyata menyulap kamar mandi villa menjadi tempat produksi narkoba jenis Mephedrone, yang populer disebut 'Party Drug'.
Dua warga negara Rusia, NT alias KK dan ST, berhasil diamankan pada Kamis lalu. Penangkapan terjadi di Villa Lavana De'Bale Marcapada, Blahbatuh.
Menurut Kepala BNN Suyudi Ario Seto, produksi biasanya berlangsung larut malam.
"Produksi dilakukan sekitar pukul 23.00 WITA sampai pukul 04.00 WITA. Di Villa Lavana, pelaku NT tidak pernah tinggal menetap selain untuk produksi, melainkan menyewa vila lain dan homestay untuk tempat istirahat," jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).
Jaringan ini bekerja sangat hati-hati. Mereka mengambil bahan baku dari Tiongkok, lalu memproduksi barang haram itu di dalam kamar mandi. Tujuannya jelas: agar limbah beracunnya bisa dibuang tanpa mencurigakan.
Mephedrone sendiri bukan main-main. Ini adalah narkotika golongan I, sejenis katinon sintetis dengan efek stimulan dan halusinogen yang sangat kuat. Dampaknya mengerikan: jantung berdebar kencang, halusinasi, perilaku jadi agresif, sampai merusak sistem saraf. Risiko overdosis yang berujung kematian juga sangat nyata.
Artikel Terkait
Kapolri Pimpin Gerakan Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Hadapi Krisis Global
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan Polri untuk Dukung Ketahanan Pangan
Bamsoet: Fenomena No Viral No Justice Alarm Rusaknya Sistem Hukum
Transjakarta Gelar Festival Rekrutmen, Buka Lowongan untuk Dongkrak Layanan Transportasi