Bau sampah yang menyengat dan tumpukan limbah yang menggunung di TPA Muara MURIANETWORK.COM, Pekanbaru, mungkin tak lama lagi jadi kenangan. Kota ini sedang bersiap untuk lompatan besar. Kolaborasi antara Polda Riau dan Pemkot Pekanbaru berhasil menghadirkan solusi cerdas: mengubah masalah menjadi berkah energi.
Intinya, mereka akan menyulap tempat pembuangan akhir itu menjadi pusat listrik berbasis biogas. Teknologi Waste-to-Energy (WTE) yang diterapkan ditargetkan bisa menghasilkan listrik hingga 3 Megawatt. Proyek ramah lingkungan ini, digerakkan melalui program Green Policing Polda Riau, diyakini bakal memberi efek berganda yang luas. Tak cuma untuk ekologi, tapi juga ekonomi dan sosial masyarakat Riau.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, membeberkan cara kerjanya. Fasilitas ini akan menangkap gas metana yang selama ini cuma menguap beracun ke udara lalu mengonversinya menjadi listrik hijau.
Yang menarik, skemanya business to business. Artinya, Pemkot Pekanbaru tak perlu menggelontorkan dana APBD. Malah, mereka bisa berhemat besar karena tak lagi wajib membayar tipping fee untuk pengelolaan sampah. Biaya operasional TPA pun dipastikan bakal jauh menurun.
Manfaat lingkungannya juga jelas. Menurut Zahwani, volume sampah bisa berkurang drastis, hingga 80-90%. Bau tak sedap akan hilang dan risiko kebakaran tumpukan sampah bisa ditekan.
Artikel Terkait
Alumni Agraria Sumbang Masukan untuk RUU Administrasi Pertanahan
Investor China dan Rekan Dianiaya Massa Saat Tinjau Calon Tambang Emas di Enrekang
Bandara Dubai Lumpuh Total Usai Pencegatan Drone Diduga dari Iran
Ustazah Munifah Syanwani Bahas Kekuatan Hidup Sederhana di Tengah Gaya Hidup Materialistis