"Oleh karena itu mempertanyakan efektivitasnya, sebuah persyaratan berdasarkan hukum humaniter internasional, dan berisiko berujung pada pengusiran paksa yang dilarang," tulisnya.
Dia menjelaskan, evakuasi massal yang terjadi di pinggiran Beirut dan Lembah Bekaa sudah begitu luas. Hal ini justru menyulitkan penduduk untuk benar-benar mengungsi dengan aman.
Gabungan antara perintah evakuasi dan serangan langsung ke permukiman warga, menurut Shamdasani, hanya menambah beban penderitaan penduduk sipil yang sudah lelah. Situasinya makin runyam.
"Kami mendesak para pihak untuk mundur dari ambang eskalasi besar konflik ini di Lebanon," tambahnya.
Peringatan itu menggantung. Sementara di tanah Lebanon, dentuman masih mungkin terdengar, dan ketakutan warga belum juga reda.
Artikel Terkait
Pemerintah Pacu Pengelolaan Talenta Budaya, 5.700 Talenta Sudah Dibina
Dua Pemuda Terluka Parah Usai Petasan Jumbo Meledak di Pangandaran
Empat Tewas dalam Kecelakaan Maut Innova Tabrak Truk di Tol Batubara
Menteri dan Ribuan Warga Buka Puasa Bersama di Masjid Raya Baiturrahman yang Baru Ditetapkan sebagai Cagar Budaya