Kediaman pribadi Joko Widodo di Solo tadi siang kedatangan tamu. Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menyempatkan diri bersilaturahmi usai rangkaian kerjanya di Jawa Tengah. Pertemuan itu, kata Dzulfikar, lebih banyak diisi oleh nuansa nostalgia ketimbang pembahasan formal.
“Lebih banyak tadi nostalgia saja,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, ikatan mereka terjalin sejak dia terpilih sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, di mana Jokowi hadir dalam muktamar. “Banyak di situ. Terus yang lain cerita-cerita soal betapa jadi pejabat publik itu juga tidak mudah,” tambah Dzulfikar seusai pertemuan di kawasan Sumber, Banjarsari.
Di sisi lain, Dzulfikar juga bercerita tentang pengalamannya sendiri selama setahun menjabat. Dirinya mengaku mendapat pelajaran berharga tentang betapa mengurasnya energi menjadi pejabat publik. Harus selalu prima, terutama saat turun ke daerah.
“Ternyata tidak mudah karena energi kita harus full, bertemu orang harus full 100%,” terangnya.
Artikel Terkait
Indonesia Tegur Meta Gagal Kendalikan Judi Online dan Disinformasi
Pernyataan Menteri ESDM Picu Antrean Panjang di SPBU, Anggota DPR Desak Pertamina Ambil Langkah
Kapolda Banten Perintahkan Pengamanan Ketat di Pelabuhan Merak Antisipasi Lonjakan Truk
Menteri Tito Targetkan Pengungsi Aceh Pindah ke Huntara Sebelum Lebaran