Di sisi lain, isu tentang cadangan BBM yang hanya untuk 20 hari juga ramai beredar. Joko pun meluruskan. Angka itu, katanya, dikutip dari penjelasan Pertamina.
Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, menerangkan bahwa angka 20 hari itu adalah cadangan operasional normal, bukan tanda pasokan menipis. Bahkan, kapasitas penyimpanan bisa menampung untuk 25-26 hari.
"Jadi, 20 hari itu ya cadangan standar. Dari dulu juga begitu polanya," jelas Joko, mengulang penjelasan Pertamina.
Intinya, pesan dari kepolisian dan Pertamina cuma satu: warga Aceh tak perlu khawatir berlebihan. Mereka diminta bersikap wajar dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Panic buying justru bisa menciptakan masalah yang sebenarnya tidak ada.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Polri Tetap Berjalan di SD Palmerah Selama Ramadan
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Awal, Parah, dan Meluas
Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 Digelar di Balai Kota, Dukung UMKM dan Beri Santunan
Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus TransJakarta di Bandengan