"Nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga perencanaannya lebih-lebih betul-betul presisi," jelas Bahlil.
Memang, pekerjaan satgas ini tidak mudah. Bayangkan saja, mereka harus memikirkan cara mempercepat konversi sekitar 120 juta motor konvensional yang ada di jalanan. Sebuah tugas raksasa.
Di sisi lain, tekanan untuk segera merealisasikan program ini juga datang dari atas. Presiden Prabowo Subianto disebut punya harapan tinggi. Beliau ingin program ini bisa berjalan maksimal dalam tiga sampai empat tahun ke depan. Bahkan, kalau bisa, lebih cepat dari itu.
Jadi, dalam beberapa tahun mendatang, kita mungkin akan menyaksikan perubahan besar di jalan raya. Dari deru mesin bensin, perlahan beralih ke senyapnya motor listrik. Tentu, semua masih dalam tahap wacana yang serius. Tunggu saja kerjanya satgas yang baru dibentuk ini.
Artikel Terkait
Sembilan Kementerian Sepakati Kerja Sama Tangani Kesehatan Jiwa Anak
PDIP Jatim Undang 500 Anak Yatim dan Salurkan 360 Ribu Paket Sembako
Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Lindungi Jemaah Umrah di Tengah Konflik AS-Israel-Iran
Gus Yahya: Indonesia Harus Manfaatkan Keanggotaan di Badan Perdamaian untuk Redakan Timur Tengah