Di sebuah rumah duka di Kramat Jati, Jakarta Timur, suasana duka mendadak berubah jadi kisah penipuan yang memilukan. Keluarga Nyai Hasanah (45) harus berhadapan dengan kenyataan pahit: uang takziah mereka lenyap diambil orang. Kejadiannya berlangsung Senin (2/3) lalu, tepatnya di Jalan Dukuh IV, Kampung Dukuh.
Pelakunya seorang perempuan. Dia datang pagi-pagi sekali, sekitar pukul 08.00 WIB, tak lama setelah mertua Hasanah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 04.00 WIB. Saat itu, rumah masih sepi. Perempuan itu mengaku kenal dengan keluarga, bahkan menyebut diri sebagai "teman perjuangan" kakak ipar almarhumah teman yang biasa bersama mengantre bantuan sembako atau KJP.
Hasanah pun tak curiga.
Sepanjang pagi, perempuan itu hanya duduk tenang. Sesekali matanya menyapu ruangan, seolah mengamati keadaan. Dia bertahan hingga hampir waktu pemakaman. Lalu, dengan alasan mau ke toilet, dia menghilang ke dalam rumah. Beberapa saat kemudian, dia keluar dan langsung melesat pergi.
Artikel Terkait
Gubernur Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warga Terdampak Konflik Timur Tengah
Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara, Lolos dari Hukuman Mati
Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara, Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Mati
Bupati Pekalongan Akui Tak Kuasai Teknis Birokrasi, KPK Pertanyakan Pengalaman Dua Periode