Malam itu, Selasa (3/3/2026), hujan mengguyur deras di Desa Cijeruk, Bogor. Tiba-tiba, terdengar suara gemuruh yang memecah kesunyian. Tembok rumah seorang warga ambruk tak tertahankan.
Rupanya, angin kencang dan tanah longsor jadi biang keladinya. Tembok penahan tanah di belakang rumah tak lagi sanggup menahan gempuran material dan derasnya air hujan yang terus mengguyur.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, kondisi tanah yang sudah labil menjadi pemicu utama.
Ujar Adam, Kamis (5/3), menjelaskan kronologi kejadian.
Akibatnya, dua rumah warga harus mengalami kerusakan yang cukup parah. Dinding kamar dari kedua rumah itu rubuh, menyisakan puing dan rasa was-was.
Artikel Terkait
Bantuan PKH Ringankan Beban Keluarga Penerima di Bogor Saat Ramadan
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Alokasikan Anggaran Khusus Kesehatan Jiwa Anak
Polda Riau Ungkap Kasus Perburuan Gajah Sumatera, 15 Tersangka Ditangkap
Bareskrim Serahkan Rp 58,1 Miliar Hasil Sitaan Judi Online ke Kas Negara