Bagi para pegiat lingkungan di Riau, pekan ini ada secercah harapan. Polda Riau berhasil mengungkap kasus perburuan gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan. Rahel Yosi, salah satu aktivis satwa, tak menyembunyikan rasa apresiasinya. Menurut dia, ini adalah sejarah baru.
"Pertama kali dalam sejarah Polda Riau, kasus pembunuhan gajah yang diambil gadingnya berhasil diungkap dalam waktu yang terhitung luar biasa cepat. Lima belas tersangka ditangkap," ujar Rahel, Kamis lalu.
Ia menyebut langkah kepolisian di bawah Kapolda Irjen Herry Heryawan itu sebagai sebuah tonggak. Koordinasi yang solid, katanya, memungkinkan penangkapan 15 tersangka dalam waktu singkat. Tiga orang lain masih dikejar.
Bukan cuma berita bagus. Ini adalah suntikan semangat.
"Melihat upaya dan kepedulian Kepolisian dalam melindungi dan menjaga satwa Indonesia adalah suntikan semangat bagi kami semua," tambahnya. Pengungkapan ini, bagi Rahel, sangat membahagiakan para pecinta satwa di seluruh negeri.
Rahel juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada Irjen Herry Heryawan. Kapolda dinilainya sangat terbuka, memberikan ruang bagi aktivis untuk ikut berkontribusi dalam pengawasan lingkungan.
Di sisi lain, dukungan dari pemerintah pusat tak luput dari perhatian. Rahel secara khusus menyoroti peran Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, yang dinilai konsisten mendukung pelestarian satwa liar.
"Terima kasih saya sampaikan kepada Menteri Kehutanan Bapak Raja Juli Antoni yang selalu mendukung usaha-usaha pelestarian satwa Indonesia dan berjanji bahwa negara akan hadir dalam upaya perlindungan satwa," tuturnya.
Harapannya jelas: keberhasilan ini jangan cuma sekali. Ia harus jadi standar baru. Keterlibatan aktif Polri bersama TNI dan pihak lain, tegas Rahel, memberi harapan baru bagi kelangsungan hidup gajah Sumatera yang kian terdesak.
"Semoga hal ini menjadi semangat untuk upaya yang konsisten bagi kita semua dalam menjaga satwa Indonesia yang kita cintai," pungkasnya. "Hutan Riau dan satwa di dalamnya adalah warisan yang harus kita bela tanpa kompromi."
Sejauh ini, seperti dilaporkan, 15 tersangka telah diamankan terkait kasus perburuan gading di Ukui, Pelalawan. Tiga lainnya masih buron.
Artikel Terkait
Ketua DPD II Golkar Malra Tewas Ditikam di Bandara
Balita 1,5 Tahun Tewas Penuh Luka, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan di Karawang
WNA AS di Canggu Diamankan Polisi Atas Dugaan Penipuan COD Barang Elektronik Rp58 Juta
Trump: Perpanjangan Gencatan Senjata dengan Iran Sangat Tidak Mungkin