Flores Timur – TVRINews
Warga diingatkan untuk bersiap. Ancaman banjir lahar dingin dan hujan abu vulkanik mengintai.
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT, kembali bergejolak. Rabu malam, 4 Maret 2026, gunung itu memuntahkan abu vulkanik ke langit dalam sebuah erupsi susulan yang terdokumentasi dengan jelas.
Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api setempat, letusan itu terjadi persis pukul sembilan malam waktu setempat.
Petugas pengamat di lapangan, Herman Yosef Mboro, melihat langsung kolom abu yang membubung tinggi.
"Tingginya sekitar 800 meter dari puncak. Warnanya kelabu pekat, bergerak ke arah utara dan timur laut," jelas Herman dari Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang.
Secara ketinggian, kolom abu itu mencapai 2.384 meter di atas permukaan laut. Getarannya terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7,4 mm, meski durasi letusannya terbilang singkat: hanya satu menit tujuh belas detik.
Artikel Terkait
Polisi Usut Dugaan Perampasan Motor oleh Debt Collector di Kalideres
Kapolda Riau Kategorikan Perburuan Gajah Sumatera di Pelalawan sebagai Kejahatan Luar Biasa
Pemprov Sumsel Genjot Sistem Merit, Fokus pada Dampak Nyata Layanan Publik
Bareskrim Blokir 40 Rekening dan Bekukan Rp1,68 Miliar Dana Judi Online