Galar tampak optimis. Strategi perlahan-lahan ini, katanya, bukan cuma untuk menjaga stabilitas tim. Tapi juga membuka ruang untuk peningkatan kualitas bertahap. Targetnya jelas: agar atlet Indonesia tetap kompetitif di kancah internasional.
Di sisi lain, Pengurus Pusat FPTI telah merampungkan susunan kepelatihan ini. Galar tak sendirian; dia akan didampingi dua asisten pelatih, Gunawan Santoso dan Fitriyani.
Sementara untuk disiplin lead dan boulder, tanggung jawab ada di pundak Rindi Sufriyanto. Amri dan Solikhin akan mendampinginya sebagai asisten. Yang menarik, tim untuk dua disiplin ini juga didukung oleh tim routesetter khusus yang dikepalai Andi Saputra. Dia dibantu tiga orang: Akbar Huda, Marsudin, dan Bayu Parasela.
Susunan ini seperti puzzle yang disusun ulang. Tujuannya satu: menjaga kesinambungan, tapi juga menyiapkan lompatan.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Kota-kota Eropa Jika Negara-negara Eropa Ikut Campur
Samsat Keliling Polda Metro Jaya Kembali Beroperasi di Jabodetabek
Polrestabes Bandung Gelar Layanan SIM Keliling di Dua Lokasi Hari Ini
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Pemicu Korupsi Usai OTT Bupati Pekalongan