Christina juga menyoroti peran penting lembaga pendidikan.
"Kami mengapresiasi peran lembaga pendidikan yang telah memperkuat kurikulum dengan pembelajaran bahasa Jerman," jelasnya. Menurutnya, langkah itu mempercepat proses penempatan dan memangkas risiko gagal berangkat.
Program Triple Win sendiri berjalan berkat kerja sama Indonesia dan Jerman, dengan melibatkan GIZ Indonesia dan Goethe-Institut. Saat ini, Kementerian P2MI juga sedang menggodok pendekatan Extended Global Skill Partnership. Intinya, harmonisasi kurikulum dan penguatan bahasa Jerman akan dimulai sejak masa pendidikan.
Empat Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan akan jadi pilot project: Jakarta III, Bandung, Semarang, dan Medan.
"Harapan kita, draft nota kesepahaman dapat disepakati dalam waktu dekat," ungkap Wamen Christina.
Sebelum berpisah, Christina berpesan agar para pekerja migran menjaga profesionalisme dan nama baik Indonesia. Mengelola keuangan dengan bijak di negeri orang juga jadi poin penting.
"Indonesia bangga. Jadilah perawat profesional yang tidak hanya bekerja, tapi juga membangun masa depan," ucapnya menutup pernyataan.
Artikel Terkait
Presiden Macron Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Mediterania Timur
Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Sistem Pertahanan Aktif di Tengah Eskalasi Konflik
Presiden Prabowo Minta Seluruh Menteri Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
BMKG Wamena Imbau Warga Papua Pegunungan Waspada Cuaca Ekstrem hingga 2026