Mendag Andalkan Sistem Pantau Harian untuk Jaga Stok dan Harga Jelang Lebaran

- Rabu, 04 Maret 2026 | 22:00 WIB
Mendag Andalkan Sistem Pantau Harian untuk Jaga Stok dan Harga Jelang Lebaran

Pantau - Menjelang Idul Fitri, pemerintah tak mau main-main soal harga pangan. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengandalkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) sebagai mata dan telinga utama untuk mengawasi situasi.

Intinya, sistem ini harus bisa mencegah lonjakan harga yang tak terkendali. Caranya? Dengan memantau pergerakan harga di lapangan secara ketat, hampir real-time.

Data Harian Jadi Senjata Andalan

Kunci dari sistem ini ada pada pembaruan datanya. Budi Santoso menekankan, data di SP2KP diperbarui tiap hari. Ini bukan sekadar angka statis, melainkan gambaran langsung yang memungkinkan respons cepat.

"SP2KP setiap hari diupdate jadi tahu perkembangan harga," ujarnya.

"Sehingga kita nanti cepat antisipasi kalau ada daerah tertentu yang harganya naik, kita langsung koordinasi dengan pemasok dan satgas pangan."

Dengan kata lain, sistem itu berfungsi seperti radar. Ia akan segera menandai titik-titik merah pasar atau wilayah mana saja yang harganya mulai merangkak naik. Begitu terdeteksi, intervensi langsung dilakukan.

"Nanti kalau ada kenaikan, maka segera kita intervensi kita koordinasi dengan komponen pemerintah daerah dan dengan pemasok," jelas Budi.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar