jelas Ritus.
Modus operandi mereka cukup berani. Para pelaku ini pura-pura menjadi petugas kepolisian Jepang. Untuk mendukung aktingnya, mereka pun dilengkapi dengan atribut lengkap mulai dari seragam, hingga tanda pengenal yang diduga palsu.
Tak cuma itu. Dari lokasi kejadian, petugas juga menyita banyak perangkat pendukung. Router dan alat penghilang sinyal diamankan, begitu pula dokumen digital berisi skrip penipuan yang rinci. Semua barang bukti itu kini menjadi kunci untuk membongkar jaringan ini lebih dalam.
Singkatnya, penangkapan ini membongkar praktik kotor yang dijalankan secara terorganisir. Dari Sentul, Bogor, mereka menyasar orang-orang di negeri asalnya dengan tipu daya yang rapi.
Artikel Terkait
Anggota DPR Rajiv Ingatkan Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran 2026
Tips Sukses Dapatkan Tiket Mudik Gratis 2026
AS Klaim Kapal Selamnya Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, 148 Awak Hilang
Kapolri Ajak Masyarakat Jabar Kompak Dukung Program Pemerintah Hadapi Tantangan Global