Menlu: Presiden Prabowo Telpon Pemimpin Teluk, Indonesia Tawarkan Mediasi

- Rabu, 04 Maret 2026 | 11:40 WIB
Menlu: Presiden Prabowo Telpon Pemimpin Teluk, Indonesia Tawarkan Mediasi

Di sisi lain, Sugiono sendiri tak tinggal diam. Ia telah mengambil inisiatif menelepon Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Dalam percakapan itu, Indonesia menawarkan diri untuk jadi jembatan. Intinya, Jakarta siap memfasilitasi mediasi atau dialog apa pun yang bisa mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Lewat unggahan di akun X-nya pada Selasa, Sugiono menegaskan, "Indonesia siap memainkan peran konstruktif dalam memajukan perdamaian, termasuk menawarkan kesediaan kami untuk memfasilitasi dialog atau mediasi. Tujuannya jelas: mencegah eskalasi lebih lanjut dan menghentikan hilangnya nyawa orang tak bersalah secara tidak perlu."

Pesan utamanya sederhana tapi mendesak: semua pihak harus bisa menahan diri. De-eskalasi adalah langkah pertama yang mutlak diperlukan. Menurutnya, jalan satu-satunya yang layak ditempuh adalah melalui diplomasi dan dialog, bukan dengan konfrontasi. Hanya dengan begitu stabilitas di kawasan bisa dipulihkan.

"Indonesia mendesak semua pihak untuk menahan diri secara maksimal dan segera melakukan de-eskalasi," tegas Sugiono. "Dialog dan diplomasi adalah satu-satunya jalan yang layak menuju stabilitas regional."

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar