AS Tegaskan Tak Bisa Evakuasi Warga dari Israel, Imbau Buat Rencana Mandiri

- Rabu, 04 Maret 2026 | 04:15 WIB
AS Tegaskan Tak Bisa Evakuasi Warga dari Israel, Imbau Buat Rencana Mandiri

Peringatannya nyata. Kedubes mengingatkan potensi serangan mortir, roket, dan drone yang bisa datang tiba-tiba tanpa peringatan. Warga diminta waspada: tahu lokasi bunker terdekat, pantau sirene ‘red alert’, dan hindari kerumunan atau area dengan pengamanan super ketat.

Langkah Negara Lain: Ada yang Cepat, Ada yang Hati-hati

Sementara AS memilih untuk tidak turun tangan langsung, beberapa negara lain justru bergerak cepat. Mereka tak mau ambil risiko lama-lama.

Bulgaria, contohnya, dilaporkan sudah mengevakuasi sekitar 300 warganya dari Oman. Bahkan mereka menyiagakan hingga delapan pesawat khusus untuk misi repatriasi ini. Langkah yang kontras sekali.

Di sisi lain, Indonesia rupanya mengambil jalan tengah. Pemerintah kita memilih pendekatan perlindungan aktif dan pemantauan intensif terhadap WNI di kawasan konflik, alih-alih langsung melakukan evakuasi massal. Mungkin menunggu perkembangan situasi, atau memang strateginya berbeda.

Jelas, setiap negara punya pertimbangan dan kapasitasnya sendiri-sendiri. Di tengah gejolak yang mencekam ini, keselamatan warga menjadi taruhannya. Dan seperti yang terlihat, tidak ada satu jawaban yang sama untuk semua.

Ditulis berdasarkan laporan dari lapangan.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar