Dari sisi armada, Heru Widodo, Dirut ASDP, menjamin kesiapan penuh. "Kami akan kerahkan 28 sampai 33 kapal per hari di Merak-Bakauheni," katanya. Lintasan lain juga ditambah. Tak cuma kapal, layanan pendukung seperti pusat kendali 24 jam, toilet portable, hingga penerangan pelabuhan ditingkatkan.
"Seluruh kesiapan ini merupakan komitmen menghadirkan layanan Lebaran yang tertib, aman, dan terkendali,"
tegas Heru dalam rilis tertulisnya, Selasa (3/3).
Yang menarik, ada stimulus diskon juga. Pemerintah menggratiskan tarif jasa pelabuhan di 14 lokasi. Potongannya bisa mencapai rata-rata 21,9% dari total biaya penyeberangan. Diskon ini berlaku untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan tertentu, baik di layanan reguler maupun express. Ada juga kebijakan tarif tunggal di jam-jam puncak untuk meratakan distribusi.
Dengan segala persiapan ini, ASDP memproyeksikan kenaikan jumlah pemudik. Mereka memperkirakan sekitar 5,8 juta penumpang dan 1,4 juta kendaraan akan menyeberang. Angkanya naik hampir 10% dari tahun sebelumnya. Optimisme tetap digaungkan: mobilitas masyarakat dan rantai logistik diharapkan bisa berjalan lancar, meski tekanan di lapangan pasti tidak mudah.
Artikel Terkait
Penyaluran KUR untuk Penyintas Bencana Sumatera Tembus Rp12,23 Triliun
Gedung Majelis Pakar Iran di Qom Diserang AS dan Israel di Tengah Masa Suksesi
Menpora dan NOC Indonesia Serius Tangani Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
Kuasa Hukum Sebut Nikita Mirzani Rugi Lebih dari Rp200 Miliar Akibat Kasus Hukum