Tanah Bergerak di Bogor Rusak Tiga Rumah, 15 Jiwa Terdampak

- Selasa, 03 Maret 2026 | 11:20 WIB
Tanah Bergerak di Bogor Rusak Tiga Rumah, 15 Jiwa Terdampak

Adam Hamdani menegaskan, lokasi kejadian sebenarnya sudah masuk kategori rawan. “Lokasi tersebut merupakan zona merah pergerakan tanah,” tuturnya. Ia menambahkan, bangunan-bangunan yang terdampak itu letaknya memang terlalu dekat dengan tebing Sungai Cileungsi, faktor yang memperparah kondisi.

Dampaknya langsung terasa oleh warga. Sebanyak 4 Kepala Keluarga atau total 15 jiwa merasakan akibatnya. Meski untungnya tak ada korban jiwa, tiga keluarga di antaranya terpaksa meninggalkan rumah mereka.

“Korban mengungsi sebanyak 9 jiwa,” imbuh Adam. “Saat ini untuk sementara diungsikan ke kontrakan dan ke rumah anak.”

Sampai saat ini, rumah-rumah yang rusak itu masih dalam keadaan tak layak huni. Penghuninya memilih tetap mengungsi, menunggu situasi benar-benar aman. Mereka mencari perlindungan di tempat yang lebih aman, sambil memikirkan nasib rumah mereka yang terancam tebing.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar