BMKG Waspadakan Bibit Siklon Tropis 90S, Picu Hujan Lebat hingga 8 Maret

- Selasa, 03 Maret 2026 | 06:25 WIB
BMKG Waspadakan Bibit Siklon Tropis 90S, Picu Hujan Lebat hingga 8 Maret

Efeknya sudah terasa. Data BMKG mencatat, curah hujan ekstrem sudah mengguyur Papua Barat dengan intensitas mencapai 133,2 mm per hari dalam periode 26 Februari sampai 1 Maret 2026. Di waktu yang sama, hujan lebat juga melanda D.I. Yogyakarta, Surabaya, dan Maluku Utara. Basah sekali.

Kenapa bisa begini? Rupanya ada kombinasi beberapa hal. Selain bibit siklon, ada pertemuan angin Monsun dengan angin baratan. Belum lagi fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) serta Gelombang Kelvin dan Rossby yang lagi aktif-aktifnya. Semuanya bersatu mempercepat pembentukan awan hujan.

Di sisi lain, kondisi global juga punya andil. La NiƱa dalam kategori lemah masih bertahan, yang artinya pasokan uap air khususnya di Indonesia bagian timur jadi lebih banyak. Sementara itu, aktivitas MJO diprediksi akan bergerak ke fase 5 dan 6, atau wilayah Pasifik Barat. Fase ini berkontribusi besar bagi pembentukan awan hujan di banyak daerah.

Daerah-daerah yang perlu siaga antara lain Laut Cina Selatan, Samudra Hindia barat daya Lampung hingga NTT, Bali, NTB, NTT, pesisir Selatan Jawa, dan perairan Utara Bali hingga Utara NTT. Intinya, waspadai langit yang makin kelam dan guyuran yang bisa datang tiba-tiba.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar