"Ini jawaban kami atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei," begitu kira-kira pernyataan yang beredar.
Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (28/2).
Dampaknya jelas. Pertempuran terbaru ini ibarat minyak yang ditumpahkan ke bara. Konflik yang sudah memanas di kawasan itu kini kian meluas, menarik lebih banyak pihak dan memperpanjang daftar korban. Situasinya makin rumit, dan jalan menuju perdamaian terasa semakin jauh.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan Masa Berkabung Nasional untuk Wapres Keenam Try Sutrisno
Masjid Istiqlal Siap Dipercantik dengan Teknologi dan Penataan Kawasan
Mantan Sekjen Kemendikbudristek Ungkap Pencopotan Jabatan Usai Wawancara dengan Nadiem
Iran Klaim Serang Pangkalan AS di Kuwait dan Kapal di Samudra Hindia