Jakarta - Peta persaingan di Liga Italia musim ini makin jelas. Inter Milan, sang pemuncak, terus menjauh. Jarak mereka dengan para pengejar terlihat semakin lebar, hampir mustahil untuk dikejar.
Hingga Senin lalu, Nerazzurri sudah mengumpulkan 67 poin dari 27 laga. Mereka unggul nyaris telak, sepuluh poin, di atas AC Milan yang duduk di posisi kedua. Kokoh sekali.
Kekokohan itu diperkuat kemenangan meyakinkan atas Genoa di San Siro. Skor 2-0 tercipta berkat gol spektakuler Federico Dimarco dari sudut sempit, lalu ditegaskan Hakan Calhanoglu lewat titik putih. Cristian Chivu, sang pelatih, pasti puas. Timnya bermain dominan sejak menit pertama. Dengan hasil ini, posisi puncak Inter terasa semakin "dingin" dan aman.
Namun begitu, rival sekota mereka tak mau cepat menyerah. AC Milan berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Cremonese. Meski begitu, permainannya jauh dari mulus. Rossoneri kesulitan membongkar pertahanan lawan yang rapat.
Baru di menit-menit akhir, kebuntuan itu pecah. Strahinja Pavlovic menyundul bola masuk, disusul Rafael Leao yang memastikan kemenangan di masa injury time. Kemenangan tipis 2-0 ini setidaknya menjaga asa, sekalipun jaraknya masih jauh.
Artikel Terkait
Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Rp8,49 Miliar Usai Dengar Aspirasi Publik
Israel Serang Beirut dan Target Hizbullah, Balas Serangan Rudal ke Wilayahnya
Ezra Walian Cetak 14 Kontribusi Gol, Performa Melonjak Pantik Peluang Kembali ke Timnas
AS Izinkan Staf Non-Darurat Tinggalkan Qatar Usai Serangan Iran