Perubahan ini rupanya juga menyisakan cerita di balik layar. Posisi Direktur Utama GTSI yang sebelumnya kosong karena yang bersangkutan justru dipromosikan untuk menjalankan peran strategis di tingkat holding HUMI. Tak hanya itu, salah satu direktur juga memilih mundur karena ada penugasan profesional lain yang menunggu.
Namun begitu, perusahaan memastikan proses suksesi ini sudah dipersiapkan dengan matang. Mereka mengklaim telah melalui evaluasi kompetensi dan tentu saja, mematuhi semua aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik jadi pedoman utamanya.
Lantas, bagaimana dengan operasional perusahaan? Apakah bakal terganggu?
Di sisi lain, manajemen percaya bahwa konsolidasi dengan HUMI ini akan menguatkan posisi GTSI dalam ekosistem grup. Mereka berharap langkah ini bisa memperkuat fundamental bisnis dan pada akhirnya memberikan nilai tambah yang nyata bagi para investor dan pemangku kepentingan lainnya. Semua mata kini tertuju pada bagaimana tim baru ini akan mengemudikan kapal GTSI ke depannya.
Artikel Terkait
Mantan Wapres Try Sutrisno Wafat, Dimakamkan di TMP Kalibata
Trio Pejabat Iran Ambil Alih Kepemimpinan Sementara Pasca Wafatnya Khamenei
Jenazah Try Sutrisno Tiba di Rumah Duka, Disemayamkan Sebelum Dimakamkan di Kalibata
Harga Emas Antam Naik Rp 50.000 per Gram di Awal Pekan