Iran tak tinggal diam. Mereka membalas dengan menembakkan rudal balasan ke arah Israel. Tidak cuma itu, negara-negara Arab yang dianggap memberi pangkalan bagi pasukan AS seperti Qatar, UEA, Bahrain, dan Kuwait juga kena sasaran. Perang ini dengan cepat merembet, mengobarkan ketegangan di seluruh kawasan.
Di tengah situasi kacau itu, Presiden AS Donald Trump angkat bicara. Lewat akun Social Truth miliknya, dia mengonfirmasi kematian Khamenei. Trump tak ragu memberi label yang keras.
"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,"
Begitu kira-kira pernyataannya, yang kemudian dikutip luas oleh AFP, Minggu (1/3/2026). Kabar dari Trump ini sekaligus menjadi pengakuan paling gamblang dari pihak musuh tentang akhir dari pemimpin yang telah lama memimpin Iran. Dunia kini menunggu, apa langkah selanjutnya dari Tehran yang sedang berduka dan murka.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ramadan Ubah Jam Kerja di Belasan Negara, Termasuk yang Non-Muslim Mayoritas
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan