Netanyahu bahkan menyiratkan Khamenei sendiri sudah tiada. "Rencana itu sudah tidak ada lagi -- dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi," sambungnya. Ia menuduh Khamenei selama puluhan tahun menyebarkan teror dan berusaha menghancurkan Israel.
Serangan itu sendiri disebut melibatkan sekitar 30 bom yang dijatuhkan oleh pasukan Israel dan Amerika. Klaim kematian Khamenei juga datang dari mantan Presiden AS, Donald Trump. Lewat Social Truth, Trump menulis dengan gaya khasnya.
Namun begitu, dari pihak Iran sendiri, suasana justru penuh keheningan. Tidak ada pernyataan resmi, tidak ada konfirmasi, juga tidak ada sanggahan. Keberadaan dan kondisi Khamenei pasca-serangan masih menjadi misteri yang gelap, sementara dunia menunggu kejelasan dari tengah kabut perang ini.
Artikel Terkait
Tradisi Labuhan Telaga Sarangan Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
Reza Pahlavi Serukan Persiapan Rakyat Iran Pasca-Kematian Khamenei
Dokter Tirta Bongkar Mitos Air Dingin Bikin Kembung Saat Buka Puasa
Trump Klaim Jalan Diplomasi Terbuka Pasca-Serangan yang Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran