Di tengah perayaan ulang tahunnya yang ke-33, Kota Tangerang punya kado spesial buat warganya. Bukan sekadar seremoni biasa, tapi sebuah inovasi yang langsung menyentuh urusan dapur: layanan belanja sembako keliling. Program yang dinamai Bentor Pangan Sahabat Masyarakat, atau akrab disapa Bang Sama, ini resmi diluncurkan Wali Kota Sachrudin pada Sabtu, 1 Maret 2026 lalu.
Gagasannya sederhana, tapi dampaknya bisa sangat terasa. Bayangkan, kebutuhan pokok seperti beras datang langsung ke depan permukiman warga. Itulah yang coba diwujudkan Pemkot Tangerang. Dengan tiga unit bentor atau becak motor sebagai ujung tombak pada tahap awal, Bang Sama akan berkeliling menawarkan kemudahan dan kepraktisan.
“Hari ini kita meluncurkan Bang Sama, bentor pangan bersama masyarakat,” ujar Sachrudin dalam kesempatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian nyata dari Program Gampang Sembako. Intinya, mendekatkan akses dan memotong jarak bagi warga yang ingin memenuhi kebutuhan harian. Menurut Sachrudin, layanan ini bukan cuma soal kemudahan, tapi juga harganya yang lebih bersahabat.
“Melalui Bang Sama, masyarakat bisa berbelanja lebih dekat, lebih mudah, dan tentu dengan harga di bawah pasaran. Harapannya, ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga,” jelasnya.
Kolaborasi dengan Bulog Cabang Tangerang jadi tulang punggung operasionalnya, memastikan stok, khususnya beras murah berkualitas, selalu tersedia. Jadi, selain memperingati hari jadi kota, langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah. Mereka ingin betul-betul menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi di tingkat lokal, dan pada akhirnya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga-keluarga di Tangerang.
Secara garis besar, kehadiran Bang Sama ini seperti jawaban atas keluhan klasik: antrean panjang di pasar atau minimarket yang letaknya jauh. Kini, sembako yang diincar justru yang mendatangi warga. Sebuah terobosan yang patut diapresiasi, meski nantinya tinggal dilihat bagaimana konsistensi dan perluasan jangkauannya ke depannya.
Artikel Terkait
Ibas Soroti Potensi Ekonomi dan Tantangan Industri Kreatif di Forum Museum Nasional
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Siap Bertarung di Babak Semifinal
Wamen Dalam Negeri: Program Strategis Nasional Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Mendagri Beri Tenggat Satu Pekan untuk Pendataan Huntap Korban Bencana Sumatera