Ramadan kembali menyapa. Di tengah suasana khusyuk bulan suci ini, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. K.H. Nasruddin Umar, menyampaikan pesan yang cukup dalam. Beliau mengajak kita semua, umat Muslim, untuk melihat Ramadan dari sudut pandang yang lebih luas. Bukan cuma soal ampunan dan ibadah ritual semata, tapi lebih dari itu: Ramadan adalah momen tepat untuk menggembleng akhlak, membentuk karakter yang lebih baik.
Menurutnya, proses pendidikan akhlak ini intinya. Ibarat sekolah kehidupan, Ramadan memberikan kurikulum lengkap dengan latihan kesabaran, pengendalian diri, dan solidaritas sosial yang intens.
Dalam ceramahnya, Prof. Nasruddin lalu menyelipkan kisah hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Peristiwa bersejarah itu, katanya, bukan cuma soal pindah tempat. Lebih dari itu, hijrah adalah bukti nyata keteguhan iman. Bayangkan saja, meninggalkan tanah kelahiran dengan segala risiko, hanya berbekal keyakinan. Dari situlah kemudian kemenangan demi kemenangan diraih.
Narasi sejarah itu ia sambungkan dengan konteks kekinian. Hikmahnya jelas: keteguhan serupa, yang ditempa selama Ramadan, bisa jadi bekal kita menghadapi tantangan zaman sekarang. Intinya, spirit perjuangan dan pembersihan diri itu tetap relevan.
Ceramah lengkap dengan kisah inspiratif dan renungan mendalam itu bisa Anda saksikan langsung melalui video terlampir. Silakan disimak, siapa tahu ada hikmah yang menyentuh hati.
Artikel Terkait
AS dan Israel Serang Iran, Teheran Balas dengan Rudal ke Israel
Serangan Rudal Iran Tewaskan Satu Warga dan Lukai Puluhan di Tel Aviv
Wamenparekraf: Harmoni Imlek Nusantara Bukti Akulturasi dan Penggerak Ekonomi
DPR Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI dan Perkuat Diplomasi di Tengah Konflik Iran-Israel