Suasana malam di Tel Aviv pecah oleh dentuman keras. Serangan rudal Iran menghantam kota itu pada Sabtu (28/2), meninggalkan korban jiwa dan puluhan luka. Menurut laporan terbaru, satu orang tewas dan setidaknya 20 lainnya mengalami luka-luka.
Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Mereka mengevakuasi dua puluh korban ke berbagai rumah sakit. Salah satunya adalah seorang pria yang kondisinya dilaporkan serius.
Namun, nasib lebih buruk menimpa seorang perempuan.
"Paramedis telah mengkonfirmasi kematian seorang wanita berusia 40-an dengan luka parah," jelas pernyataan resmi MDA.
Sebelum dinyatakan meninggal, tim sempat memberikan perawatan darurat di tempat kepada wanita tersebut, yang saat itu ditemukan tidak sadarkan diri dengan kondisi kritis akibat luka serius.
Di lapangan, kekacauan terlihat jelas. Wartawan AFP dan sejumlah stasiun TV Israel melaporkan pemandangan petugas pertolongan pertama dan pemadam kebakaran yang berjibaku di beberapa titik di Tel Aviv. Kerusakan fisik pada bangunan-bangunan kota menjadi bukti nyata kerasnya serangan itu.
Artikel Terkait
Serangan Iran Tewaskan Satu Warga Asia di Bandara Abu Dhabi
Mudik Lebaran Dimulai Lebih Awal, Warga Hindari Tiket Mahal dan Kerumunan
UEA Cegat Ratusan Rudal dan Drone Iran, Puing Jatuh di Burj Al Arab
Anggota DPR Desak Hukuman Maksimal untuk Paman Pelaku Penyiksaan Balita di Surabaya