Dengan jumlahnya yang mencapai puluhan ribu dan menaungi jutaan santri, pesantren adalah modal sosial yang luar biasa. Modal ini, kata Ibas, harus terus dikembangkan lewat dukungan anggaran yang memadai, peningkatan kualitas SDM, dan tentu saja kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat.
Pesan khusus ia sampaikan langsung kepada para santri yang hadir. Ia mendorong mereka untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, dan berani bermimpi besar untuk bangsa.
Tak lupa, sebagai bentuk dukungan konkret, Ibas menyerahkan bantuan untuk pesantren. Bantuan itu berupa Al-Qur’an untuk santri dan santriwati, perlengkapan ibadah seperti sajadah dan mukena, serta satu unit komputer untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Menutup kunjungannya, ia mengajak semua pihak menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat ukhuwah dan menebar kedamaian. Tujuannya satu: membangun Indonesia yang maju dan berkeadilan.
Artikel Terkait
Parade Imlek Nasional 2026 Dibuka dengan Tanda Kerukunan di Lapangan Banteng
Badan Gizi Nasional Tegaskan Kabar PPPK Tahap 3 Adalah Hoaks
Parade Imlek 2026 Warnai Jakarta, Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir
Polisi Ungkap Sindikat Pencurian Kabel Telkom di Cileungsi, Pelaku Diduga Mantan Pekerja Rekanan