Dalam dunia politik, kata Mukhamad Misbakhun, istilah 'jalan buntu' sebenarnya tak dikenal. Menurutnya, selalu ada opsi yang bisa diambil. Opsi yang dianggap paling menguntungkan dan punya dampak negatif paling minimal.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara Inspirasi Bulan Suci yang digelar detikcom, Kamis (26/2/2026). Bagi politikus Golkar ini, politik justru menawarkan beragam alternatif saat sebuah kebijakan harus dirumuskan.
"Kalau politik itu kan tidak ada sesuatu yang jalan buntu,"
ujar Misbakhun dalam perbincangannya.
Ia mengakui, situasi dilematis kerap menghadang. Hampir selalu. Tapi di situlah politik berperan, yakni dengan menyediakan pilihan. Pilihan yang diharapkan membawa manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat.
"Politik inilah kan kemudian memberikan alternatif pilihan kebijakan, mana yang terbaik, paling banyak manfaatnya, paling sedikit mudaratnya. Dilematis sering, dilematis sering. Sangat sering. Contoh sederhananya, subsidi pupuk,"
tandasnya.
Artikel Terkait
Taliban Tawarkan Jalur Diplomasi Meski Ketegangan di Perbatasan Pakistan Masih Membara
Arab Saudi Perketat Aturan Paket Umrah Ramadan, Jemaah Indonesia Diminta Waspada
Cak Imin Serukan Kesehatan Mental Jadi Agenda Strategis Nasional
Wapres Gibran Hadiri Puncak Perayaan Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng