Jakarta: BYD tampaknya sedang serius. Baru-baru ini, perusahaan otomotif asal Tiongkok itu mulai melakukan penyebaran infrastruktur Megawatt Flash Charging Piles secara besar-besaran. Klaimnya? Teknologi pengisian daya terbaru ini bisa memangkas waktu isi ulang baterai kendaraan listrik hingga hampir setara dengan mengisi bensin mobil biasa. Cukup revolusioner, bukan?
Kalau dilihat sekilas, desainnya memang beda dari charger ultra-cepat lainnya. Bentuknya seperti huruf "T" dengan warna biru yang mencolok. Yang menarik, ada dua kabel pengisian yang digantung di sisi kiri dan kanan, seperti yang dilaporkan Carnewschina. Katanya, desain seperti ini mengatasi masalah kabel yang biasanya terlalu pendek atau malah bersentuhan dengan tanah. Struktur katrol gantungnya juga bikin kabel lebih ringan dan mudah digunakan.
BYD sendiri dengan bangga menyebut sistem ini sebagai terminal pengisian daya megawatt berpendingin cair pertama di dunia yang diproduksi massal untuk mobil penumpang. Ambisius sekali.
Lalu, seberapa hebat spesifikasinya? Tegangan 1000V, arus 1000A, dan daya 1000kW. Bahkan, output puncaknya bisa mencapai angka fantastis: 1.360 kW. Dengan kemampuan segila itu, BYD mengklaim kecepatan pengisiannya setara "1 detik untuk 2 kilometer". Artinya, dalam waktu sekitar lima menit saja, jarak tempuh bisa bertambah 400 km. Hampir tidak terpikirkan beberapa tahun lalu.
Artikel Terkait
Taliban Tawarkan Jalur Diplomasi Meski Ketegangan di Perbatasan Pakistan Masih Membara
Arab Saudi Perketat Aturan Paket Umrah Ramadan, Jemaah Indonesia Diminta Waspada
Cak Imin Serukan Kesehatan Mental Jadi Agenda Strategis Nasional
Wapres Gibran Hadiri Puncak Perayaan Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng