Dia kemudian memberikan penjelasan lebih rinci. Yang cukup mengejutkan, pria yang menjadi korban itu ternyata bukan bagian dari karyawan perusahaan pengelola peti kemas. Saat kejadian, operasional di lapangan memang sedang berjalan seperti biasa. Area itu adalah zona aktif bagi forklift untuk bekerja.
"Ya yang pasti korban itu bukan karyawan depo sana, bukan karyawan depo sana. Jadi itu area untuk forklift itu beroperasional kan,"
tegas Bobi menerangkan situasi.
Faktor blind spot kini menjadi sorotan utama. Seperti kita tahu, kendaraan berat seperti forklift memang punya banyak area yang tak terjangkau mata pengemudi. Kombinasi itu dengan lalu-lalang di lokasi kerja yang padat, bisa jadi merupakan racun yang mematikan. Kejadian di Marunda ini kembali mengingatkan betapa pentingnya prosedur keselamatan yang ketat, terlebih untuk orang-orang di sekitar area operasional.
Artikel Terkait
DPRD Bandung Percepat Pembahasan Ranperda Perilaku Seks Berisiko
PPP Genjot Konsolidasi Nasional, Sasar Kalbar untuk Pemilu 2029
IHSG Melemah Tipis ke 8.235, Meski Nilai Transaksi Harian Melonjak 25%
Fadli Zon dan MD Entertainment Bahas Regulasi dan Kolaborasi untuk Majukan Film Nasional