Di sisi lain, komitmen itu tak cuma berupa kata-kata. Ada rencana konkret yang digulirkan. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur. Pemerintah berencana membangun gedung permanen untuk sekolah rakyat di 104 titik lokasi. Langkah ini diharapkan bisa menjawab salah satu tantangan terbesar yang selama ini dihadapi: keterbatasan fasilitas belajar yang layak.
Pertemuan di ICE BSD itu, meski singkat, diharapkan bisa jadi pemantik. Setidaknya, ada sinyal bahwa perhatian terhadap pendidikan non-formal mulai mengemuka. Tantangannya tentu masih banyak, mulai dari kualitas pengajaran hingga kesinambungan program. Namun begitu, langkah awal sudah diambil.
Acara yang berlangsung pada 27 Februari itu pun ditutup dengan harapan. Bukan hanya untuk Tangerang, tetapi untuk seluruh sekolah rakyat di Indonesia agar bisa berdiri lebih kokoh ke depannya.
Artikel Terkait
MK Siapkan Sidang Lanjutan Gugatan Program Makan Bergizi Gratis
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Kasus Suap Rp5 Miliar
Golkar Klaim Tak Ada Kader Manfaatkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Kepentingan Pribadi
KPK Konfirmasi Akan Panggil Produsen Rokok Terkait Kasus Suap Bea Cukai