Bundaran HI pagi tadi ramai oleh sorak-sorai. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan resmi membuka Jakarta Ramadan Festival di lokasi ikonis itu. Festival ini bakal berlangsung cukup lama, hingga tanggal 31 Maret 2026 mendatang. Masyarakat pun disuguhi beragam acara seru dan yang paling ditunggu: program diskon menarik di berbagai tempat.
Di hadapan kerumunan yang hadir, Pramono Anung menyampaikan kegembiraannya.
"Rekan-rekan sekalian, hari ini saya bersama dengan DPRD DKI Jakarta mengadakan acara yang disebut dengan Jakarta Ramadan Festival. Acara ini diadakan mulai hari ini sampai tanggal 31 Maret," ucapnya, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, festival ini nggak cuma sekadar pameran biasa. Ada banyak rangkaian acara yang sudah disiapkan untuk memeriahkan bulan suci. Dua yang paling mencolok adalah Jakarta Light Festival dan Jakarta Festive Wonder. Pemprov DKI juga punya cara unik untuk menggaet pengunjung, yaitu dengan mengusung tema 'Mudik ke Jakarta'. Ide dasarnya sederhana: mengajak warga menikmati suasana Ramadan dan Lebaran tanpa harus keluar dari Ibu Kota.
Nah, yang bikin festival ini makin menarik adalah soal diskon. Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI bakal memberikan insentif pajak kepada mal dan hotel. Tujuannya jelas, agar mereka bisa memangkas harga lebih dalam untuk pengunjung festival.
"Kami akan memberikan kemudahan, insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan, hotel, dan sebagainya agar mereka bisa memberikan diskon yang signifikan. Bahkan nanti pada puncaknya saya yakin diskonnya bisa sampai 70 persen," tegas Gubernur.
Bayangkan, potongan harga hingga 70 persen! Itu angka yang cukup fantastis dan pasti jadi incaran banyak orang. Dengan segala persiapan ini, Jakarta Ramadan Festival diharapkan bisa menjadi magnet baru sekaligus ruang berkumpul yang meriah untuk masyarakat selama bulan Ramadan.
Artikel Terkait
BMKG Jelaskan Alasan Perubahan Angka Magnitudo Gempa dan Jenis-Jenisnya
Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan dan Groundbreaking Asrama Baru di Palembang
Bank Mandiri Beli 5.000 Unit Karbon dari Proyek Efisiensi PLN
Hari Kartini 21 April Bukan Libur Nasional, Sekolah Gelar Beragam Peringatan