Upayanya? Mereka menutup dua celah akses dengan pengecoran. Pagar yang bolong di dekat jalan tol pun dilas rapat. Intinya, akses liar ditutup total.
"Ada dua titik yang hari ini kita coba tutup secara permanen dengan pengecoran, bekerja sama dengan Sudin Pertamanan. Lalu ada juga pagar yang bolong kita las," ucap Dimas.
Di sisi lain, ia berharap langkah ini bisa mengembalikan fungsi taman. Pesannya sederhana: mari jaga bersama.
"Pesan kami harapannya masyarakat, khususnya Jakarta Timur, bisa memanfaatkan taman sesuai fungsinya. Apa yang dilakukan hari ini merupakan upaya preventif untuk mengurangi dampak tersebut dan tugas kita bersama menjaga taman ini," tuturnya.
Kini, Hutan Kota Cawang kembali diam. Pagarnya kokoh, akses liar tertutup. Tinggal niat warga untuk merawatnya.
Artikel Terkait
Kemlu: 4.882 WNI di Kamboja Minta Bantuan Pulang, Mayoritas Bekerja di Kantor Scam
Gubernur Khofifah Wanti-wanti Lonjakan Harga Cabai Rawit Pengaruhi Inflasi Jatim
Wakil Ketua Baleg DPR Dukung Komcad untuk ASN, Usul Wajib Militer Dipertimbangkan
BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Rute Mudik Jawa Saat Lebaran 2026