Dalam kesempatan yang sama, Menteri PAN-RB Rini Widyantini turut memberikan penekanan. Baginya, peluncuran rencana induk ini adalah tonggak strategis yang sangat krusial.
“Melalui Pemerintah Digital, negara hadir dengan cara yang lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih tepercaya. Bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi transformasi pengalaman layanan publik,” jelas Rini.
Poinnya di sini: ini bukan sekadar mengganti sistem lama dengan komputer. Ini adalah perubahan mendasar. Cara pemerintah mengelola negara, merumuskan kebijakan, hingga berinteraksi dengan warga, semuanya akan berubah. Ujung-ujungnya, kesejahteraan masyarakatlah yang jadi tolok ukur utama.
Namun begitu, Rini mengingatkan bahwa tugas sebesar ini mustahil dikerjakan sendirian. Sinergi adalah kata kuncinya.
“Pemerintah pusat dan daerah harus bergerak dalam satu arah, memastikan kebijakan dan layanan hadir secara konsisten hingga ke masyarakat,” pungkasnya.
Jadi, ini kerja kolektif. Sebuah orkestrasi nasional yang menuntut semua pihak bermain dalam irama yang sama.
Artikel Terkait
Prabowo dan Putin Bahas Intensifikasi Dialog di Tengah Gejolak Global
Mantan Ajudan Gubernur Riau Gugat KPK Rp 11 Miliar
Kemensos dan Kemenkop Sinergi Ajak Penerima Bansos Bekerja di Koperasi
Cuaca Ekstrem Tak Ganggu Pasokan Ikan di Banjarmasin Berkat Cold Storage