Ia punya harapan besar. Semua elemen yang terlibat diharapkan bisa aktif memberikan informasi dan mencegah hal-hal negatif di lingkungannya sendiri. Kerja sama semacam ini kunci utamanya.
Di sisi lain, ada imbauan lain yang tak kalah penting. Menjelang momen mudik Lebaran, banyak rumah yang bakal ditinggalkan penghuninya. Situasi ini rawan dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
“Menjelang Idul Fitri, sudah banyak warga yang pulang kampung dan meninggalkan rumah kosong. Ini yang perlu kita jaga bersama agar tidak terjadi kriminalitas seperti pencurian maupun kejahatan lainnya,” tambahnya.
Untuk operasi selama Ramadhan ini, Polres Jaksel sendiri mengerahkan sekitar 150 personel. Tapi, ini cuma bagian dari skala yang lebih besar. Di level Polda Metro Jaya, kolaborasi antara polisi dan masyarakat benar-benar dikuatkan. Mereka melibatkan tak kurang dari 10.000 orang dari berbagai elemen untuk menjaga stabilitas Ibu Kota selama bulan suci. Upaya besar-besaran, untuk ketenangan bersama.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Dua WN China Dalangi Jaringan SMS Phising E-Tilang
Pertukaran Maskot Kuda Api Jadi Simbol Harmoni Indonesia-Tiongkok di Imlek 2577
Tes Kemampuan Akademik 2026 Jadi Syarat PPDB SMP dan SMA
Kapolri Ajak Pemuda Kawal Program Pemerintah dan Waspadai Ancaman Global