Kolaborasi dengan pemda dan masyarakat, kata Fadli, akan terus diperkuat. Intinya, pemugaran ini diharapkan tak cuma menjaga warisan mati. Tapi juga menghidupkan ruang budaya yang punya manfaat sosial, edukasi, dan ekonomi. Semua untuk meneguhkan kebudayaan sebagai pilar bangsa.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni C, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan pusat. Dia menegaskan komitmen daerah dalam menjaga warisan.
"Pelestarian cagar budaya bukan hanya menjaga keaslian bangunannya, tetapi juga merawat nilai sejarahnya, memperkuat identitas daerah, dan menanamkan kebanggaan kepada generasi penerus. Kami berharap Masjid Padang Betuah yang telah dipugar ini dapat berfungsi optimal sebagai ruang ibadah, edukasi, sekaligus wisata religi bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII, Iskandar, memberi gambaran sejarah yang lebih dalam. Masjid ini diperkirakan berdiri sejak 1823, jadi saksi bisu abad ke-19. Arsitekturnya khas, dengan atap tumpang yang menunjukkan percampuran budaya lokal dan Islam.
Fungsinya dulu lebih dari tempat shalat. "Secara historis, masjid ini juga menjadi oase spiritual bagi para pejuang pesisir Bengkulu dalam menghadapi tekanan kolonial," jelas Iskandar.
Soal namanya, ada cerita menarik. "Nama 'Padang Betuah' berasal dari bahasa Minangkabau yang bermakna 'Pedang Sakti'. Ini merujuk pada pedang milik Datuk Bagindo Maharajo Sakti, utusan Raja Pagaruyung yang melakukan perjalanan di sepanjang pesisir barat Sumatera," ungkapnya.
Acara peresmian itu sendiri dihadiri banyak pejabat. Mulai dari Asisten II Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murli Hanizar; hingga Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Eriyanto. Perangkat desa, tokoh agama, budayawan, dan masyarakat juga hadir. Dari Jakarta, Menteri Fadli didampingi Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, serta Staf Khususnya, Rachmanda Primayuda.
Artikel Terkait
Pemkot Tangerang Salurkan BSU ke 3.000 Warga untuk Dukung Ramadan
BPOM Mataram Tangkap Ibu Rumah Tangga Beredarkan 250 Pil Tramadol dan Alprazolam
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai di Kantornya, Terkait Koper Berisi Rp 5 Miliar
Kapolri Gelar Buka Puasa Bersama Ormas dan Mahasiswa, Tegaskan Media sebagai Suara Publik