Titik Blackspot:
- Area depan kampus IUN juga jadi perhatian. Jalannya agak menikung dan terhalang ruko, sehingga rawan bagi penyeberang jalan. Di sini diperlukan pemasangan rambu.
- Lalu ada Putaran Perum Dosen UI. Trotoarnya perlu dipangkas sudutnya agar kendaraan bisa berputar sekali langsung.
Menurut Kompol Bambang, pendataan semacam ini sangat krusial. Ini jadi dasar untuk berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti dinas perhubungan atau pekerjaan umum, agar perbaikan bisa segera dieksekusi. Apalagi, Operasi Ketupat Jaya 2026 sudah di depan mata.
"Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengendara menjelang Operasi Ketupat 2026," imbuhnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya untuk memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan.
"Kegiatan ini fokus pada asistensi korektif. Kami mendata titik-titik yang secara teknis bisa menghambat kelancaran atau membahayakan nyawa," pungkas Bambang.
"Harapannya sederhana: dengan perbaikan ini, angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan seminimal mungkin."
Artikel Terkait
Kapolri Gelar Buka Puasa Bersama Ormas dan Mahasiswa, Tegaskan Media sebagai Suara Publik
JPU Soroti Janji Bukti Chat Pemerasan Rp300 Juta yang Tak Sesuai Klaim Ammar Zoni
Anggota DPR Desak Tunda Impor Mobil India, Soroti Ketiadaan Transparansi
Pasangan Residivis di Ponorogo Ditangkap Usai Mencuri untuk Biaya Nikah