Mendekati Lebaran, desakan agar Tunjangan Hari Raya (THR) segera cair makin keras. Kali ini, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusulkan percepatan pencairannya hingga tiga minggu sebelum hari raya. Jadi, bayarannya bisa sampai di tangan pekerja sekitar H-21.
Usulan buruh ini dapat dukungan dari Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini. Menurutnya, percepatan itu wajar mengingat kebutuhan pekerja yang mendesak.
"Saya setuju dengan usulan buruh untuk mempercepat pencairan THR. Karena para pekerja juga harus segera pulang kampung untuk membeli tiket dan mempersiapkan segalanya," ujar Yahya kepada wartawan, Kamis lalu.
Memang, aturan yang berlaku saat ini lewat Peraturan Menteri Ketenagakerjaan menetapkan batas akhir pencairan THR paling lambat H-7. Yahya tak menampik hal itu. Namun begitu, ia sangat menghargai perusahaan yang bisa lebih gesit. Pencairan lebih awal memberi ruang bagi pekerja untuk bernapas, mempersiapkan segala kebutuhan mudik dan lebaran dengan lebih tenang.
Artikel Terkait
Ahli Ingatkan Pentingnya Konsistensi Orang Tua Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
PLN Pastikan Tarif Listrik Tak Naik pada Triwulan II 2026
Inter Milan Tumbangkan Como 4-3 dalam Laga Dramatis, Puncak Klasemen Makin Kokoh
Ekonom Kritik Rencana Pemerintah Tarik PNM dan Whoosh ke Bawah Kemenkeu