Tapi, rupanya Casemiro punya pikiran lain. Dia merasa masih sanggup main di level tertinggi Eropa. Itu sebabnya, dia lebih memilih bertahan di benua biru ketimbang hijrah ke MLS.
Di sinilah AC Milan masuk. Klub yang saat ini duduk di peringkat dua Serie A itu disebut siap bersaing dengan klub-klub Amerika untuk mendapatkan jasa Casemiro. Reuni dengan Modric, rekan lamanya di Real Madrid dulu, jadi daya tarik utamanya. Dua pemain ini dulu pernah membela Los Blancos sebelum akhirnya Casemiro ke MU pada 2022 dan Modric ke Milan tahun lalu.
Meski masa depannya masih jadi perbincangan, komitmen Casemiro untuk United sampai akhir musim ini nggak diragukan. Apalagi, Setan Merah masih punya peluang besar untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Performa tim masih sangat bergantung pada pemain-pemain kuncinya.
Bahkan, dia diperkirakan akan langsung dimasukkan dalam starting eleven saat United menjamu Crystal Palace akhir pekan nanti. Soal masa depan? Itu urusan nanti. Untuk sekarang, fokusnya cuma satu: menyelesaikan musim dengan baik di Manchester.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Saling Menyalahkan
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Julio, Lepas dari Kenakalan Remaja
Buku Boni Hargens Diapresiasi sebagai Rujukan Politik Era Digital