Vince pun bertanya siapa pelakunya. SMN mengaku. Apa yang terjadi selanjutnya sungguh di luar dugaan.
Dengan emosi yang masih memuncak, Vince menghampiri siswinya. Tanpa ampun, rambut SMN dijambak, lalu tubuhnya dibanting ke kursi hingga tak sadarkan diri. Korban mengeluh pusing dan sakit di bagian kepala usai kejadian.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, keluarga korban akhirnya melaporkan guru itu ke Polres Belu. Pihak kepolisian sudah melakukan visum untuk memastikan luka-luka yang dialami SMN. Proses hukum kini sedang berjalan.
Kasus ini tentu menyisakan pertanyaan besar. Bagaimana mungkin sebuah ketidakmampuan menjawab soal ujian dibalas dengan kekerasan fisik yang sedemikian hebat? Lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman untuk belajar, termasuk untuk melakukan kesalahan.
Artikel Terkait
Vietnam Undang Paus Leo XIV, Kunjungan Bersejarah Diantisipasi
Wamenkominfo: AI Kunci Genjot Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Letnan Jepang Bertahan di Hutan Filipina 29 Tahun Usai Perang Dunia II
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan Dana Syariah Rp2,4 Triliun