Superintendent Simon Nasim mencoba menenangkan publik. "Tidak ada seorang pun yang terluka," katanya. "Dan tidak ada ancaman yang sempat dilontarkan."
Namun, alasan pria itu masuk ke masjid penuh jamaah justru terdengar mengada-ada.
"Dia bilang sedang mengerjakan pekerjaan di gedung itu," jelas Asisten Kepala Kepolisian John Webster. "Tapi staf masjid sama sekali tidak tahu soal pekerjaan itu. Mereka menangkap gelagat tidak beres, lalu menelepon kami."
Ceritanya memang tidak masuk akal. Bayangkan, membawa kapak dan pisau di malam hari, di tengah kerumunan orang yang sedang beribadah. Kini, pria itu mendekam di tahanan, sementara seluruh komunitas masih berusaha memahami apa yang sebenarnya terjadi di malam yang seharusnya penuh ketenangan itu.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Medan 26 Februari 2026 Pukul 05:12 WIB
Polri Tangkap Lima Tersangka Operator SMS Phishing E-Tilang Palsu yang Dikendalikan dari China
Pemerintah Siapkan Program LSDP untuk Tangani Sampah di 30 Kabupaten/Kota
Anggota DPR Soroti Kekurangan APD dan Armada Damkar Sidoarjo