"Sehingga ke depan tentunya respons kita bukan respons karena keinginan sendiri, tapi respons kita betul-betul respons di lapangan yang kemudian bergerak karena kita mendengarkan suara publik yang disuarakan oleh rekan-rekan media,"
ujar Sigit menjelaskan.
Di sisi lain, dalam kesempatan yang penuh kekeluargaan itu, Kapolri juga tak sungkan menyampaikan permohonan maaf. Maaf secara terbuka, kalau-kalau ada tindakan anggota Polri yang disadari atau tidak ternyata mencederai rasa keadilan di mata publik.
"Kemudian, dalam kesempatan ini, tentunya saya mengucapkan permohonan maaf apabila di dalam keseharian kami mungkin ada perbuatan dari anggota-anggota kami yang disadari maupun tidak disadari, mencederai rasa keadilan publik. Oleh karena itu, kami dalam hal ini, kami mohon maaf,"
tuturnya.
Janjinya jelas: dia tak akan ragu menindak tegas anggota yang terbukti melanggar. Apalagi yang sampai melukai rasa keadilan. Tindakan tegas itu, ujarnya, adalah bentuk komitmen untuk menjaga marwah institusi Bhayangkara.
"Dan ini sebagai bentuk komitmen kami, komitmen institusi terhadap publik, terhadap masyarakat, dan terhadap insan pers,"
pungkas Jenderal Sigit mengakhiri pernyataannya.
Artikel Terkait
Yordania Dukung Penuh Rencana Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Polisi Dalami Keterkaitan Jambret di Ciomas dengan Kasus Motor Curian
Koper Calon Haji Bangka Tiba, Persiapan Distribusi Dimulai
Guru di Belu Dilaporkan ke Polisi Diduga Aniaya Siswi hingga Pingsan