Iran kembali melontarkan bantahan keras. Kali ini, menyasar pernyataan Amerika Serikat soal program rudal mereka yang disebut bisa mengancam wilayah AS. Kementerian Luar Negeri Iran dengan tegas menyebut klaim itu tak lebih dari "dusta besar".
Bantahan ini muncul tak lama setelah Presiden AS Donald Trump berpidato. Dalam pidatonya, Trump menyebut Iran sedang mengembangkan rudal yang jangkauannya bisa mencapai Amerika Serikat.
Menanggapi hal itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menulis di media sosial X.
Kutipan itu dilaporkan kantor berita AFP, Rabu (25/2/2026). Menariknya, Baqaei tak secara spesifik menyebut nama Trump atau detail klaimnya. Namun waktu penulisannya yang berdekatan dengan pidato Trump membuat kaitannya sulit diabaikan.
Artikel Terkait
Riset: Gubernur DKI Pramono Anung Pimpin Keterlibatan Publik di Media Sosial
Wakil Ketua MPR: 116 Kasus Bunuh Diri Anak adalah Persoalan Kebangsaan
Imigrasi Cianjur Deportasi WN Arab Saudi karena Penyalahgunaan Izin Tinggal Investor
Prabowo Sampaikan Keprihatinan Indonesia atas Gaza dan Tepi Barat dalam Pertemuan dengan Raja Yordania