Nah, dari pantauan di lapangan, kondisi stok secara umum terpantau aman. Untuk beras premium, harganya sekitar Rp 15.000 per kilogram dengan stok kurang lebih setengah ton. Sementara beras SPHP dijual Rp12.500/kg, stoknya ada 75 kilogram.
Minyak goreng merek Minyakita, harganya sesuai aturan, Rp15.700 per liter. Ketersediaannya cukup, ada ribuan liter dalam kemasan 1 dan 2 liter. Tapi untuk beberapa komoditas lain, harganya masih terpantau tinggi.
Cabai rawit merah membandel di angka Rp110.000/kg. Cabai merah keriting dan besar sekitar Rp50.000/kg. Bawang putih Rp50.000/kg, sedangkan bawang merah Rp65.000/kg. Daging ayam ras Rp40.000/kg, telur ayam Rp32.000/kg. Daging sapi? Paha depan Rp130.000, paha belakang lebih mahal, Rp140.000 per kilogram. Gula konsumsi dijual Rp18.000/kg.
Memang, sejumlah barang seperti ayam, telur, cabai, dan bawang masih tercatat di atas Harga Acuan Pembelian. Namun begitu, pengawasan dijanjikan akan terus berlanjut secara berkala. Tujuannya agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak melonjak tak terkendali, setidaknya sampai momen Lebaran usai.
Artikel Terkait
Imigrasi Cianjur Deportasi WN Arab Saudi karena Penyalahgunaan Izin Tinggal Investor
Prabowo Sampaikan Keprihatinan Indonesia atas Gaza dan Tepi Barat dalam Pertemuan dengan Raja Yordania
Trump Klaim AS Terima 80 Juta Barel Minyak dari Venezuela Pascaintervensi Militer
Kapolri Tegaskan Media Mitra Strategis, Minta Jajaran Responsif Terhadap Pemberitaan