Angkanya cukup mencengangkan. Berdasarkan laporan sementara, bencana ini telah menggusur 176 kepala keluarga atau setara dengan 530 jiwa. Tak hanya itu, 143 unit rumah tercatat mengalami kerusakan.
"Kami menerima laporan 176 kepala keluarga atau 530 jiwa terdampak, serta 143 rumah mengalami kerusakan. Bantuan logistik sudah kami salurkan, dan koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk penanganan hunian sementara hingga rencana hunian tetap," ujar Agus Jabo merinci.
Ia menegaskan, meski harus cepat, proses penanganan tak boleh mengabaikan prosedur yang ada. Sinergi tiga level pemerintahan kabupaten, provinsi, dan pusat disebutnya sebagai kunci utama agar semua tahapan bisa berjalan mulus.
Selain mengandalkan stok logistik cadangan, Kemensos juga mengaku berkoordinasi erat dengan Dinas Sosial Jawa Tengah. Tujuannya satu: memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak tak sampai terabaikan di tengah proses panjang pemulihan ini.
Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, seperti Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos Masryani Mansyur, serta Kepala Dinsos Brebes I. Baehaqi dan Kabid Dayasos Tarsono.
Artikel Terkait
BNN dan Bea Cukai Amankan 4.080 Butir Ekstasi di Kos-kosan Bekasi
PetFuria dan Unair Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Standar Industri Perawatan Hewan
Kapolri Instruksikan Seluruh Jajaran Tanggapi Setiap Pemberitaan Media
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Berkedok Gaun Pengantin